Senin, 02 November 2009

Membuat Banyak komputer dengan 1 CPU


Hmm.. Sepertinya udah lama banget gak pernah update blog ini lagi ya. Dan saya harap teman-teman dapat memakluminya berhubung kemampuan mata saya yang turun sangat jauh akibat sering berlama-lama di depan monitor komputer.
:hilo:
Hmm.. Tidak seperti biasa saya yang selalu memberikat tutorial tentang blog, kali ini saya ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang tips komputer. Mungkin dirumah kamu sering berebut atau bergantian memakai komputer dengan adik atau kakaknya karena hanya mempunyai satu komputer saja. Karena apabila harus membeli satu pakel lengkap Komputer cukup menguras kantong, jadi mana mungkin dapat membeli lima komputer sekaligus (kecuali memang orang kaya atau dapat hadiah hehe)..?? Untuk itu kenapa harus membeli satu paket komputer lagi jika apabila hanya membeli monitor saja sudah dapat digunakan.. Lho Maksudnya..??

Ya mungkin diantara kalian ada yang sudah tahu apa yang saya maksud. Kata orang sunda sih bilangnya “VIRTUAL PC” jadi hanya dengan menggunakan satu CPU kita dapat memakai komputer hingga 20 Monitor atau lebih.


Cara menginstall Virtual PC sebenarnya sangat Mudah. Pertama yang kita butuhkan yaitu beberapa penambahan hardware seperti Router/Switch, kabel LAN, monitor, dan PC-Station

Gambar PC Station

Wah jadi kayak jualan ya hehe..
# Langkah pertama yaitu Pasang componen-componen yang diperlukan. Disini saya tidak akan menjelaskan cara pemasangan secara detail karena biasanya setiap pembelian hardware diseratakan juga cara pemasangan, jadi baca disana

# Setelah melakukan langkah diatas sekarang nyalakan PC-Station kita tadi (saat ini monitor 2 anda belum terhubung ke CPU)

# Lakukan setup dengan mengklik setup

# Pada tab Network, pilih terserah anda pakah memilih Dynamic Ip atau Static IP (disini saya contohkan dengan menggunakan Static IP Adress)

Ket: kita harus mengetahui IP adress dari CPU yang akan dijadikan server. contoh IP Server yaitu 192.168.3.95

# Pada Ip adress maka kita masukan angka 192.168.3.96

Ket: ingat yang dibedakan hanya angka paling belakang saja dari IP server

# Lalu pada Geteway kita masukan IP server ( 192.168.3.95 )

# Dan pada Tab TS Option Kita pilih Autodetection lali klik edit

# Klik save

# Nah Terakhir kita install Program NCT yang biasanya juga disertakan pada hardware( ikuti saja perintahnya sampai selesai)

# Sekarang coba jalankan PC Station kita hmm.. Akhirnya Bisa mean Komputer tanpa berebut hanya dengan satu PC bukan :)

Ok mungkin itu aja. ini juga dah kelamaan Maen di Komputer takut matanya tambah para Langsung cabuttt….
:lamagawa:
http://feedproxy.google.com/789
selengkapnya»» Membuat Banyak komputer dengan 1 CPU

Kamis, 29 Oktober 2009

Isu kiamat 2012

Di internet saat ini tengah dibanjiri tulisan yang membahas prediksi suku Maya yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala tentang kiamat yang bakal terjadi pada 21 Desember 2012.

Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.

Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti,” ujar Sri.

Langkah antisipatif

Dari Matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio. Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet Bumi berlangsung selama beberapa hari. Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung. Obyek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.

Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.

Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.

Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.

Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF. ”Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi,” tutur Bambang.

Ingin baca buku mengenai Kiamat 2012

Yuni Ikawati
Sumber : Kompas Cetak

Dibaca : 10883 kali
Artikel Terkait :

1. Waspada Puncak Badai Matahari pada 20-12-2012
2. Kiamat Tahun 2012 Dibantah
3. Tidak Ada Kiamat di Tahun 2012
4. KIAMAT 2012
5. Kiamat 2012 : Investigasi Akhir Zaman
selengkapnya»» Isu kiamat 2012

Kamis, 22 Oktober 2009

Beberapa command d RUN (windows)

Mungking hanya sedikit orang yang tahu tentang command di run( windows) nah sekarang saya akan memberi tahu beberapa command di run untuk membuka aplikasi windows:

• Appwiz.cpl --> Used to run Add/Remove wizard
• Calc --> Calculator
• Cfgwiz32 --> ISDN Configuration Wizard
• Charmap --> Character Map
• Chkdisk --> Repair damaged files
• Cleanmgr --> Cleans up hard drives
• Clipbrd --> Windows Clipboard viewer
• Control --> Displays Control Panel
• Cmd --> Opens a new Command Window
• Control mouse --> Used to control mouse properties
• Dcomcnfg --> DCOM user security
• Debug --> Assembly language programming tool
• Defrag --> Defragmentation tool
• Drwatson --> Records programs crash & snapshots
• Dxdiag --> DirectX Diagnostic Utility
• Explorer --> Windows Explorer
• Fontview --> Graphical font viewer
• Fsmgmt.msc --> Used to open shared folders
• Firewall.cpl --> Used to configure windows firewall
• Ftp - ftp program
• Hostname --> Returns Computer's name
• Hdwwiz.cpl --> Used to run Add Hardware wizard
• Ipconfig --> Displays IP configuration for all network adapters
• Logoff --> Used to logoff the computer
• MMC --> Microsoft Management Console
• Msconfig --> Configuration to edit startup files
• Mstsc --> Used to access remote desktop
• Msinfo32 --> Microsoft System Information Utility
• Nbtstat --> Displays stats and current connections using NetBIOS over TCP/IP
• Netstat --> Displays all active network connections
• Nslookup--> Returns your local DNS server
• Osk --> Used to access on screen keyboard
• Perfmon.msc --> Used to configure the performance of Monitor.
• Ping --> Sends data to a specified host/IP
• Powercfg.cpl --> Used to configure power option
• Regedit --> Registry Editor
• Regwiz --> Registration wizard
• Sfc /scannow --> System File Checker
• Sndrec32 --> Sound Recorder
• Shutdown --> Used to shutdown the windows
• Spider --> Used to open spider solitaire card game
• Sfc / scannow --> Used to run system file checker utility.
• Sndvol32 --> Volume control for soundcard
• Sysedit --> Edit system startup files
• Taskmgr --> Task manager
• Telephon.cpl --> Used to configure modem options.
• Telnet --> Telnet program
• Tracert --> Traces and displays all paths required to reach an internet host
• Winchat --> Used to chat with Microsoft
• Wmplayer --> Used to run Windows Media player
• Wab --> Used to open Windows address Book.
• WinWord --> Used to open Microsoft word (if program installed)
• Winver --> Used to check Windows Version
• Wupdmgr -->Takes you to Microsoft Windows Update
• Write --> Used to open WordPad

semoga berguna bagi para pengguna komputer......thx.
selengkapnya»» Beberapa command d RUN (windows)

Menghilangkan Navbar di blog

Blog kita punya bagian-bagian, ibarat sebuah Surat Resmi, blog kita yang ada di Blogger ada kepala suratnya yang biasanya sebagai sarana kita untuk login atau membuat blog baru yang belum punya blog (sarana iklan untuk blogger). Itu salah satu bagian atau navbar yang ada di atas, bisa dikatakan posisi yang paling sering dilihat.

Mungkin diantara kita ingin menghilangkan navbar (navigation bar) yang ada diatas yang memanjang yang digunakan untuk login atau buat blog baru, supaya blog kita lebih indepedent dan berbentuk seolah-olah bukan blog gratisan. jangan khawatir, dengan menghilangkan navbar ini kita tak akan dimarahi oleh blogger :x dan kita sesuatu yang lebih bagus dan baik di bagian itu (misal; menu horizontal)

Cara Menghilangkan Navbar (Navigation Bar) Bagian Atas
1. Login ke www.blogger.com lalu pilih tata letak (layout)
2. Pilih EDIT HTML
3. Expand widget template anda
4. Taruh kode berikut ini di tag head

#navbar-iframe {
display: none !important;
}

Mungkin untuk lebih jelas seperti ini

-----------------------------------------------
Blogger Template Style KS
Name: Black and Green
Designer: kurnia septa
URL: www.kurniasepta.co.cc
Date: 23 Feb 2009
Updated by: Blogger Team
----------------------------------------------- */

#navbar-iframe {
display: none !important;
}

/* Variable definitions
====================
selengkapnya»» Menghilangkan Navbar di blog

Jumat, 16 Oktober 2009

Membuat wajan bolic

Antena WLAN, sepertinya barang yang satu ini akan menjadi kebutuhan baru temen-temen yang mulai seneng ber internet ria, kalo selama ini kita menggunakan antena radio untuk komunikasi, nah suatu saat kita akan menggunakan antena untuk akses ke internet, wahhh… mainan apa lagi nih ..??
Yup.., komunikasi komputer baik LAN atau WAN sudah merambah ke era wireless, sudah gak pake kabel-kabel lagi buat koneksi, bayangin sekarang dengan Rp. 200 ribu perbulan kita sudah bisa menikmati internet unlimited selama sebulan x 24 jam, nah kalo mau murah lagi .. ya di share lah sama tetangga, kalo ada 4 tetangga yang mau berbagi berarti hanya membayar 50 rb perbulan on line terus-terusan, … efisien kan?
Tapi bagaimana kalo card standar Wifi kita terbatas..? nah solusinya kita pake antena eksternal kayak kita pake antena hygain, cara yang murah meriah kita bikin antenanya dari kaleng bekas, kaleng susu, kaleng softdrink atau kaleng lain yang masih bagus tentunya.., nah temen-temen silahkan baca artikel ini ..

Antena Waveguide WLAN dengan memanfaatkan bahan-bahan yang relatif
murah. Kaleng, konektor, kable dan busi bisa jadi solusi WLAN yang
cukup menyenangkan. Selamat bereksperimen.Bahan:

  1. 1 konektor chassis mount N-female
  2. 4 pasang mur dan baut, atau sesuai kebutuhan
  3. kabel tembaga 12 gauge secukupnya
  4. 1 kaleng, diameter yang disarankan adalah 3 inchi atau 3 2/3 inchi

Bahan Tambahan

  1. Kabel ‘pigtail’ (dengan konektor N-Male)
  2. Kartu Wireles yang dapat dihubungkan ke ‘pigtail’

Perlengkapan:

  1. Bor untuk melubangi kaleng, dapat diganti dengan palu dan paku
  2. Solder

Cara Membuat:

  1. Pilih kaleng yang ingin digunakan. Buka satu sisinya, habiskan isinya, cuci bersih termasuk labelnya.
  2. Buat lubang di sisi kaleng anda. Usahakan agar lubang tepat dengan
  3. ukuran konektornya.
  4. Jarak lubang dari dasar kaleng tergantung diameter kaleng. Gunakan perhitungan di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php angka Lg/4 adalah jarak lubang dari dasar kaleng. Perhatikan bahwa angka ¾ Lg adalah tinggi kaleng yang diinginkan Pasang kabel pada konektor, gunakan solder.
  5. Usahakan panjang kabel yang keluar dari konektor ke dalam kaleng mendekati 1.21 inchi. Sekarang pasang konektor N-female itu, pada lubang yang ada. Gunakan mur dan baut seperlunya, sebaiknya sisi yang dipasang mur menghadap keluar kaleng.
  6. Hubungkan N-Male pada kabel ‘pigtail’ ke konektor N-Female
  7. Hubungkan ‘pigtail’pada kartu wireles.
  8. Antena siap digunakan, arahkan bagian terbuka pada ‘teman’ anda.
selengkapnya»» Membuat wajan bolic

Jumat, 09 Oktober 2009

Membobol billing internet

Mau internetan gratis???
caranta gampang,,, sebenarnya sich ada banyak cara tapi ini salah saatu cara yang aku pikirkan tiap malam sebelum tidur....heheh...
ni langkah2nya:
1. komputer harus tidak di deep freeze
2. pertama login dulu ke billingnya
3. lalu masuk control panel ==> usser account ==> cari create new account beri nama terserah lah
dan di beri password (jangan lupa paswordnya, khan lucu hacker lupa password)
4. lalu log out dari billingnya korban beberapa menit saja paling cuma bayar Rp.500 nanti dapat berjam2..kalou berhasil
5. pada keyboard tekan logo window+L (log out) nanti kamu pilih user kamu tadi yang kamu buat dan masukkan password tadi........
nah billingnya ilang kan..........
6. kalau hacking jangan lama2 nanti warnetnya bangkrut lhoooooooo. nanti kamu internetan bingung karena gax ada warnet karena kamu bangkrutin....
7. kalau ketahuan pasang muka blo'on kalau di tanya pura2 gax tau aja...............


bagi yang punya cara lain kirim ke emailku ocey bosssss

by : scpt SPY...
selengkapnya»» Membobol billing internet

Kamis, 10 September 2009

mahir visual basic 6

Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an. Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).


Tulisan Cepat Mahir Visual Basic 6 menjelaskan dengan komprehensif teknik pemrograman Visual Basic 6, dilengkapi dengan gambar dan contoh program sehingga memudahkan anda untuk memahami dan mencobanya.
Bab 1: Pendahuluan
Bab 2: Menggunakan Event dan Property
Bab 3: Menggunakan Event dan Method
Bab 4: Penggunaan Data dan Variabel
Bab 5: Penggunaan Operator
Download Source Code (lat1-4.zip)
Bab 6: Penggunaan Struktur Kontrol IF
Download Source Code (lat1-5.zip)
Bab 7: Penggunaan Struktur Kontrol SELECT
Download Source Code (lat1-6.zip)
Bab 8: Penggunaan Struktur Kontrol Pengulangan
Download Source Code (lat1-7.zip)
Bab 9: Penggunaan Array
Download Source Code (lat1-8.zip)
Bab 10: Penggunaan Kontrol Array
Download Source Code (lat1-9.zip)
Bab 11: Menangani Error
Download Source Code (lat1-10.zip)
Bab 12: Penggunaan Procedure
Download Source Code (lat1-11.zip)
Bab 13: Penanganan Keyboard
Download Source Code (lat1-12.zip)
Bab 14: Menggunakan Drag Drop
Bab 15: Menggunakan OLE Drag Drop
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
  1. krisna-vb6-09.zip
  2. krisna-vb6-01.zip
  3. krisna-vb6-02.zip
  4. krisna-vb6-03.zip
  5. krisna-vb6-04.zip
  6. krisna-vb6-05.zip
  7. krisna-vb6-06.zip
  8. krisna-vb6-07.zip
  9. krisna-vb6-08.zip
  10. krisna-vb6-10.zip
  11. krisna-vb6-11.zip
  12. krisna-vb6-12.zip
  13. krisna-vb6-13.zip
  14. krisnha-vb614.zip
  15. krisnha-vb615.zip
  16. lat1-4.zip
  17. lat1-5.zip
  18. lat1-6.zip
  19. lat1-7.zip
  20. lat1-8.zip
  21. lat1-10.zip
  22. lat1-11.zip
  23. lat1-12.zip

Related Articles

  1. Tips Pemrograman Visual Basic
  2. Membuat Kamus Digital
  3. Pemrograman Delphi untuk Pemula
  4. Rekayasa Teknik Pemrograman Penyerangan Dan Pertahanan Virus Lokal Menggunakan API - Visual Basic
  5. Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C
  6. Struktur dan Elemen Bahasa Pemrograman
  7. Cepat Mahir Visual Basic .NET
  8. E-book FreeBASIC
  9. Memahami Konsep OOP dengan C++
  10. Cara Mudah Menciptakan Menu dan Toolbar pada Visual Basic.
  11. Cepat Mahir Bahasa Pascal
  12. Ping Komputer Lewat Web Browser
  13. Mengenal Mekanisme Looping pada PHP
  14. Sistem Otomasi
  15. Database Sederhana dengan Gambas
  16. Open Source dan Bisnis Modelnya
  17. Bekerja dengan CVS
  18. Program Membuat PageNumber Otomatis dengan Visual Basic Editor
  19. Visualisasi Metode Pengurutan
  20. Cara Membuat Tampilan Menu yang Disertai Animasi Flash dalam Visual Basic Basic 6.0
selengkapnya»» mahir visual basic 6

Rabu, 09 September 2009

Membuat anti virus dengan visual basic

Sekarang kehadiran para virus maker (–selanjutnya disingkat jadi VM
saja) lokal telah membuat gerah para user komputer tanah air. Bisa
dibayangkan bila dari sekian banyak virus lokal tidak satu-dua yang
menghancurkan data (terutama bagi file office; word, excel, dll…). Bagi
para vendor Anti Virus (–selanjutnya disingkat menjadi AV saja)
fenomena ini adalah lahan bisnis untuk produk mereka. Sebut saja
NORMAN, yang kini men-support perusahaan konsultan virus lokal
(–VAKSIN.COM) , Symantec, McAffe, NOD32, dan sebagainya. Dengan
menawarkan update definisi software AV tercepat, engine scanner paling
sensitif, dan lain-lain merupakan kiat untuk memancing para korban
virus membeli dan menggunakan software AV mereka. Bagi penulis sendiri
hal ini memang agak memberatkan mengingat update file definisi atau
engine AV tsb haruslah melalui koneksi internet. Lalu bagaimana yang
tidak mempunyai akses sama sekali? Konsekuensinya iyalah tertinggal
dalam hal pengenalan varian virus baru yang pada ujung-ujungnya membuat
AV yang sudah terinstall bagai 'Macan Ompong'. Kalau kita membuat AV
sendiri bagaimana? dengan database definisi yang bisa diupdate oleh
kita bahkan dapat saling tukar dengan teman? Bisa saja, dengan syarat
mau mempelajari sedikit teknik pemograman.

Pertama kita harus mengerti bagaimana cara kerja
sebuah AV sederhana, pada dasarnya sebuah software AV mempunyai
komponen-komponen :


1. Engine scanner, ini merupakan komponen utama AV
dalam mengenali sebuah pattern virus. Engine ini dapat dikelompokkan
menjadi statis dan dinamis. Statis dalam hal ini dapat disebut menjadi
spesifik terhadap pattern tertentu dari sebuah file virus. Checksum
merupakan salah satu contoh dari engine statis ini. Dinamis dalam
artian dia mengenali perilaku 'umum' sebuah virus. Heuristic menjadi
salah satu contohnya.

2. Database definition, menjadi sebuah referensi dari sebuah pattern
file virus. Engine statis sangat bergantung kepada komponen ini.

3. Decompress atau unpacking engine, khusus untuk pengecekan file-file
yang terkompresi (*.rar, *.zip, dll) atau kompresi atau packing untuk
file PE seperti UPX, MeW , dll.

Tidak jarang hasil dari pengecekan terhadap file
suspect virus menghasilkan false-positive bahkan false-negative (–
false-positive berarti file yang bersih dianggap thread oleh AV, dan
false-negative berarti file yang 100% thread akan dianggap bersih).
Semua itu dapat diakibatkan oleh ketidak-sempurnaan dari engine scanner
itu sendiri. Misal

pada contoh kasus Engine String scanner (–Engine scanner yang
menyeleksi string-string dari file text-based), bila diterapkan rule 3
out of 5 (– bila AV menemukan 3 dari daftar 5 string kategori
malicious) maka AV akan memberikan bahwa file terindikasi sebuah thread
yang positif. Padahal file tsb nyatanya tidak menimbulkan efek
berbahaya bila dijalankan atau dieksekusi. Kesalahan scanning macam ini
lazim ditemukan untuk file-file *.VBS, *.HTML, dll. Untuk penggunaan
engine checksum sangat banyak ditemui di beberapa software AV lokal.
Checksum yang lazim digunakan diantaranya CRC16, CRC32, MD5, dll.
Dikarenakan mudah untuk diimplementasikan. Engine ini sendiri bukannya
tanpa cacat, Checksum bekerja dengan memproses byte demi byte dari
sebuah file dengan sebuah algoritma tertenu (– tergantung dari jenis
checksum yang digunakan) sehingga menghasilkan sebuah format tertentu
dari file tsb. Contoh checksum menggunakan CRC32 dan MD5 :

* calCrc = CRC32(file_name_and_path)

* calMD5 = MD5(file_name_and_path)

Maka isi dari string calCrc adalah 7AF9E376,
sedangkan untuk MD5nya adalah 529CA8050A00180790CF88B63468826A. Perlu
diketahui bila virus menerapkan rutin yang mengubah byte tertentu dari
badan virus tsb setiap kali maka penggunaan engine checksum ini akan
kurang optimal karena bila 1 byte berubah dari file maka checksum juga
akan berubah.

Mari kita belajar membuat sebuah AV sederhana, yang diperlukan :


1. Software Visual Basic 6.0

2. Sedikit pemahaman akan pemograman Visual Basic 6.0

3. Sampel file bersih atau virus (– opsional)

First#

Sekarang kita akan belajar membuat sebuah rutin sederhana untuk :

- Memilih file yang akan dicek

- Membuka file tersebut dalam mode binary

- Memproses byte demi byte untuk menghasilkan Checksum

Buka MS-Visual Basic 6.0 anda, lalu buatlah sebuah
class module dan Form dengan menambahkan sebuah objek Textbox,
CommonDialog dan Command Button. (Objek CommonDialog dapat ditambahkan
dengan memilih Project -> COmponent atau Ctrl-T dan memilih
Microsoft Common Dialog Control 6.0) Ketikkan kode berikut pada class
module (kita beri nama class module tsb clsCrc) :


================= START HERE ====================

Private crcTable(0 To 255) As Long 'crc32

Public Function CRC32(ByRef bArrayIn() As Byte, ByVal lLen As Long, Optional ByVal lcrc As Long = 0) As Long

'bArrayIn adalah array byte dari file yang dibaca, lLen adalah ukuran atau size file

Dim lCurPos As Long 'Current position untuk iterasi proses array bArrayIn

Dim lTemp As Long 'variabel temp hasil perhitungan

If lLen = 0 Then Exit Function 'keluar fungsi apabila ukuran file = 0

lTemp = lcrc Xor &HFFFFFFFF


For lCurPos = 0 To lLen

lTemp = (((lTemp And &HFFFFFF00) \\ &H100) And &HFFFFFF) Xor (crcTable((lTemp And 255) Xor bArrayIn(lCurPos)))

Next lCurPos

CRC32 = lTemp Xor &HFFFFFFFF

End Function

Private Function BuildTable() As Boolean

Dim i As Long, x As Long, crc As Long


Const Limit = &HEDB88320

For i = 0 To 255

crc = i

For x = 0 To 7

If crc And 1 Then

crc = (((crc And &HFFFFFFFE) \\ 2) And &H7FFFFFFF) Xor Limit

Else


crc = ((crc And &HFFFFFFFE) \\ 2) And &H7FFFFFFF

End If

Next x

crcTable(i) = crc

Next i

End Function

Private Sub Class_Initialize()

BuildTable


End Sub

================= END HERE ====================

Lalu ketikkan kode berikut dalam event Command1_Click :

================= START HERE ====================

Dim namaFileBuka As String, HasilCrc As String

Dim CCrc As New clsCrc 'bikin objek baru dari class ClsCrc

Dim calCrc As Long

Dim tmp() As Byte 'array buat file yang dibaca

Private Sub Command1_Click()


CommonDialog1.CancelError = True 'error bila user mengklik cancel pada CommonDialog

CommonDialog1.DialogTitle = "Baca File" 'Caption commondialog

On Error GoTo erorhandle 'label error handle

CommonDialog1.ShowOpen

namafilbuka = CommonDialog1.FileName

Open namafilbuka For Binary Access Read As #1 'buka file yang dipilih dengan akses baca pada mode binary

ReDim tmp(LOF(1) - 1) As Byte 'deklarasi ulang untuk array, # Bugs Fixed #

Get #1, , tmp()

Close #1


calCrc = UBound(tmp) 'mengambil ukuran file dari array

calCrc = CCrc.CRC32(tmp, calCrc) 'hitung CRC

HasilCrc = Hex(calCrc) 'diubah ke format hexadesimal, karena hasil perhitungan dari class CRC masih berupa numeric

Text1.Text = HasilCrc 'tampilkan hasilnya

Exit Sub

erorhandle:

If Err.Number <> 32755 Then MsgBox Err.Description 'error number
32755 dalah bila user mengklik tombol cancel pada saat memilih file

================= END HERE ====================


COba anda jalankan program diatas dengan memencet
tombol F5, lalu klik Command1 untuk memilih dan membuka file. Maka
program akan menampilkan CRC32nya.

Second#

Kode diatas dapat kita buat menjadi sebuah rutin pengecekan file
suspect virus dengan antara membandingkan hasil CRC32nya dan database
CRC kita sendiri. Algoritmanya adalah :

- Memilih file yang akan dicek

- Membuka file tersebut dalam mode binary

- Memproses byte demi byte untuk menghasilkan Checksum

- Buka file database

- Ambil isi file baris demi baris

- Samakan Checksum hasil perhitungan dengan checksum dari file


Format file database dapat kita tentukan sendiri, misal :

- FluBurung.A=ABCDEFGH

- Diary.A=12345678

Dimana FluBurung.A adalah nama virus dan ABCDEFGH dalah Crc32nya. Jika
kita mempunyai format file seperti diatas, maka kita perlu membaca file
secara sekuensial per baris serta memisahkan antara nama virus dan
Crc32nya. Dalam hal ini yang menjadi pemisah adalah karakter '='.

Buat 1 module baru (– diberi nama module1) lalu isi dengan kode :

================= START HERE ====================

Public namaVirus As String, CrcVirus As String
'deklarasi variabel global untuk nama dan CRC virus Public pathExe as
String 'deklarasi variabel penyimpan lokasi file EXE AV kita

Public Function cariDatabase(Crc As String, namaFileDB As String) As Boolean

Dim lineStr As String, tmp() As String 'variabel penampung untuk isi file


Open namaFileDB For Input As #1 'buka file dengan mode input

Do

Line Input #1, lineStr

tmp = Split(lineStr, "=") 'pisahkan isi file bedasarkan pemisah karakter '='

namaVirus = tmp(0) 'masukkan namavirus ke variabel dari array

CrcVirus = tmp(1) 'masukkan Crcvirus ke variabel dari array

If CrcVirus = Crc Then 'bila CRC perhitungan cocok/match dengan database

cariDatabase = True 'kembalikan nilai TRUE

Exit Do 'keluar dari perulangan


End If

Loop Until EOF(1)

Close #1

End Function

================= END HERE ====================

Lalu tambahkan 1 objek baru kedalam Form, yaitu
Command button2. lalu ketikkan listing kode berikut kedalam event
Command2_Click :

================= START HERE ====================

If Len(App.Path) <= 3 Then 'bila direktori kita adalah root direktori


pathEXE = App.Path

Else

pathEXE = App.Path & "\\"

End If

CommonDialog1.CancelError = True 'error bila user mengklik cancel pada CommonDialog

CommonDialog1.DialogTitle = "Baca File" 'Caption commondialog

On Error GoTo erorhandle 'label error handle

CommonDialog1.ShowOpen


namafilbuka = CommonDialog1.FileName

Open namafilbuka For Binary Access Read As #1 'buka file yang dipilih dengan akses baca pada mode binary

ReDim tmp(LOF(1) - 1) As Byte 'deklarasi ulang untuk array # Bugs Fixed #

Get #1, , tmp()

Close #1

calCrc = UBound(tmp) 'mengambil ukuran file dari array

calCrc = CCrc.CRC32(tmp, calCrc) 'hitung CRC

HasilCrc = Hex(calCrc) 'diubah ke format hexadesimal, karena hasil perhitungan dari class CRC masih berupa numeric

If cariDatabase(HasilCrc, pathEXE & "DB.txt") Then 'bila fungsi bernilai TRUE


MsgBox "Virus ditemukan : " & namaVirus 'tampilkan message Box

End If

Exit Sub

erorhandle:

If Err.Number <> 32755 Then MsgBox Err.Description 'error number
32755 dalah bila user mengklik tombol cancel pada saat memilih file

================= END HERE ====================

Fitur AV sederhana ini dapat ditambahkan dengan
fitur process scanner, akses registry, real-time protection (RTP) dan
lain lain. Untuk process scanner pada dasarnya adalah teknik enumerasi
seluruh proses yang sedang berjalan pada Sistem Operasi, lalu mencari
letak atau lokasi file dan melakukan proses scanning. Fitur akses
registry memungkinkan kita untuk mengedit secara langsung registry
windows apabila akses terhadap registry (–Regedit) diblok oleh virus.
Sedangkan fitur RTP memungkinkan AV kita berjalan secara simultan
dengan windows explorer untuk mengscan direktori atau file yang sedang
kita browse atau lihat. Untuk ketiga fitur lanjutan ini akan dibahas
pada artikel selanjutnya.


Kesimpulan#

Tidak harus membeli software AV yang mahal untuk menjaga komputer kita
dari ancaman virus, kita bisa membuatnya sendiri dengan fitur-fitur
yang tak kalah bagusnya. Memang terdapat ketidaksempurnaan dalam AV
buatan sendiri ini, tetapi setidaknya dapat dijadikan pencegah dari
infeksi virus komputer yang semakin merajalela. Software AV sederhana
ini dilengkapi oleh engine scanner statis dan database definisi. Tidak
tertutup kemungkinan software AV ini ditingkatkan lebih advanced dalam
hal engine scannernya.

Artikel ini diambil dari sini ......
Untuk source code antivirusnya bisa dilihat di bagian sini
selengkapnya»» Membuat anti virus dengan visual basic

Belajar menjadi hacker (",)

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan - mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.

Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik - jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut - karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.

Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di http://www.sans.org, http://www.rootshell.com, http://www.linuxfirewall.org/, http://www.linuxdoc.org, http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/, http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/. Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm. Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/, http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.

Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini - tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.

Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.

selengkapnya»» Belajar menjadi hacker (",)

Jumat, 31 Juli 2009

Membasmi virus lokal secara manual

Menghadapi serangan berbagai macam virus komputer dengan OS Microsoft Windows tentu saja kebanyakan orang akan memikirkan bagaimana mendapatkan antivirus terbaru dan antivirus khusus untuk virus lokal tertentu karena kebanyakan software antivirus tidak mampu mendeteksinya. Berbeda dengan cara pikir yang sangat umum ini, saya menawarkan solusi alternatif menghadapi virus lokal yaitu membasminya secara manual.

Virus adalah program/aplikasi (serangkaian perintah) yang mampu memperbanyak diri. Kebanyakan programer membuat virus-virus ini sebagai serangkaian perintah yang menyusup ke dalam barisan perintah-perintah dalam aplikasi-aplikasi lain. Virus-virus tertentu bahkan diprogram mampu menyelinap dalam master boot record ataupun sektor-sektor tertentu dalam disk dengan perlindungan khusus tanpa bisa dikenali pengguna sebagai file. Sayangnya pekerjaan cerdik ini tidak berlaku untuk kebanyakan virus lokal yang keberadaannya sangat mencolok dan mengundang permusuhan.

Berdasarkan titik lemah inilah kita dapat membasmi virus lokal secara manual. Ada dua acuan umum dalam membasmi virus secara manual yaitu menghentikan running virus dan melenyapkan virus-virus. Berdasarkan dua acuan ini anda dapat mengembangkan sendiri strategi anda tergantung kasus yang anda hadapi.

Bagian I: Menghentikan Running Virus

Untuk serangan virus yang dibuat dengan Visual Basic (VB) untungnya kebanyakan virus lokal dibuat dengan VB anda dapat menghentikan running virus dengan cara ‘menyingkirkan’ msvbvm50.dll dan msvbvm60.dll yang berada dalam direktori c:windowssystem32 yang merupakan virtual machine dari program-program yang dibuat dengan VB. Adapun istilah ‘menyingkirkan’ bisa diwujudkan dengan berbagai cara tergantung keadaan ataupun selera, yaitu dihapus (tidak dianjurkan), dipindah ke folder lain, atau diganti dengan nama lain. Selain itu caranya bisa dilakukan dengan berbagai cara tergantung dari tingkat serangan virus mulai dari menggunakan windows explorer, command prompt emulator pada windows (ketika virus menonaktifkan windows explorer), ataupun harus menjalankan windows dalam mode ‘save mode with command prompt only’ dengan menekan F8 pada awal windows startup untuk menampilkan startup menu. Jika virus masih tetap berjalan, berarti virus tidak dibuat dengan VB dan untuk menjalankan langkah selanjutnya anda harus menggunakan Linux atau OS lain yang tidak terpasang emulator untuk program-program windows.

Bagian II: Menghapus Virus-virus

Untuk melenyapkan virus-virus yang harus anda lakukan adalah mengumpulkan semua file aplikasi melalui find dengan entri nama *.exe, mengidentifikasi aplikasi-aplikasi yang merupakan virus, dan menghapus mereka. Jika menu find telah dinonaktifkan oleh virus, anda bisa memanggilnuya dengan menekan F3 (jauh lebih mudah daripada harus mengedit registry editor). Memvonis aplikasi sebagai virus sangat tergantung dari pengalaman dan insting anda, karena ciri-cirinya bisa sangat bervariasi; tetapi yang harus menjadi acuan adalah bahwa anda mencari hal-hal ‘tidak seperti yang semestinya dan berada di tempat semestinya’ atau terkesan disembunyikan. Aplikasi-aplikasi dengan icon Microsoft word Document atau icon folder bisa langsung divonis sebagai virus, tetapi aplikasi dengan ikon biasa pun harus anda curigai jika anda yakin siapapun tidak pernah memindahkannya ke sana. Untuk memperkecil ruang lingkup, anda juga perlu memperhatikan ukuran file karena banyak virus yang masing-masing mempunyai ukuran file sama.

Aplikasi yang telah anda vonis sebagai virus harus dihapus langsung dengan menekan sift+delete. Sebelumnya, pastikan semua data telah anda selamatkan dengan mengkopi isi dokumen dan di-paste di tempat lain dalam keadaan virus tidak runnig. Selamat beraksi.

selengkapnya»» Membasmi virus lokal secara manual